Multaqo Ulama Aswaja Medan: Jangan Pilih Pemimpin Anti Islam!

Foto: shautululama

MUSTANIR.COM, Medan Amplas – Puluhan Ulama Ahlussunnah Waljama’ah wilayah Medan Amplas mengadakan multaqa’ Ulama untuk menyikapi tindakan rezim Jokowi yang anti Islam.

Shohibul Fadhilah, Khadim Majelis Pengajian Ulun Nuha, Ustadz Tomi Abdillah memimpin pertemuan ini. Dalam pengantarnya beliau memaparkan bukti-bukti kebencian rezim ini kepada Islam. Mulai dari mengkriminalisasi Ulama dan ajaran Islam, seperti Khilafah, menghalang-halangi syiar Islam, seperti adzan, sampai pada pelecehan terhadap simbol Islam, dengan terjadinya pembakaran bendera Tauhid.

Respon dari para assatidz yang hadir membuat suasana menjadi hangat. Al Mukarram, Buya Usmarlin dan Buya Waslih Hutabarat (Ketua Pengajian Pahae Julu) menyatakan bahwa, “Rezim ini tidak boleh berkuasa kembali untuk periode berikutnya. Jika tidak Islam di negara ini akan semakin hancur.”

Bahkan Buya Usmarlin sangat menyayangkan Umat Islam yang tidak serius menanggapi Perppu Ormas yang disahkan oleh DPR. “Seharusnya Perppu ini lebih bisa menyatukan umat Islam dalam melawan kebijakan rezim zhalim ini”, pungkas beliau.

Diskusi pun ditutup dengan pernyataan dari Ustadz Tomi Abdillah, “Hendaknya perjuangan kita Umat Islam tidak berhenti hanya sampai mengganti rezim zhalim saja, tapi perjuangan ini harus terus dilanjutkan sampai tegaknya Khilafah ‘ala minhajin Nubuwwah yang kedua. Karena hanya Khilafahlah yg bisa menghentikan kezhaliman pemimpin-pemimpin umat Islam terhadap mereka.”

Sumber: shautululama.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories