Meneladani Kepemimpinan Nabi Saw – KH Shiddiq Al Jawi

ILustrasi. Foto: wahanahajiumrah

*OLEH : KH. M. Shiddiq Al Jawi*

MUSTANIR.COM – Pada tanggal 12 Rabiul Awal terjadi 3 (tiga) peristiwa penting; yaitu (1) lahirnya Nabi; (2) sampainya Nabi di Madinah dalam hijrahnya dari Makkah; dan (3) wafatnya Nabi.

Dalam fase dakwah Nabi SAW di Makkah, beliau hanya menjalankan fungsi *nubuwwah* (kenabian), yakni menyampaikan wahyu yang turun kpd beliau. Tapi setelah Nabi SAW berhijrah ke Madinah, di samping tetap menjalankan fungsi *nubuwwah*, beliau menjalankan fungsi baru yaitu fungsi *ri’aasah* (kepemimpinan), yakni menjadi pemimpin masyarakat dengan kekuasaan (sulthaan) dgn menerapkan Syariah Islam dalam segala aspek kehidupan. Fungsi *ri’aasah* ini dimulai tanggal 12 Rabiul Awal pada saat beliau sampai di Madinah dalam hijrah beliau dari Makkah.

Pada saat Nabi SAW wafat, fungsi *nubuwwah* berakhir, tetapi fungsi *ri’aasah* tidak ikut berakhir melainkan dilanjutkan oleh para khalifah sesudah beliau, dimulai oleh Khalifah pertama Abu Bakar Shiddiq. Beralihnya tongkat estafet kepemimpinan ini terjadi pada tanggal 12 Rabiul Awal (11 H), ketika Nabi SAW wafat dan dibaiatnya Abu Bakar Shiddiq sebagai khalifah.

Nabi SAW bersabda :

كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ الْأَنْبِيَاءُ كُلَّمَا هَلَكَ نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدِي وَسَتَكُونُ خُلَفَاءُ تَكْثُرُْ

“Dahulu Bani Israil selalu dipimpin oleh para nabi, setiap kali seorang nabi meninggal, dia diganti oleh nabi lainnya. Sesungguhnya setelah meninggalku ini tidak akan ada nabi lagi, namun akan ada khalifah-khalifah, dan mereka akan banyak jumlahnya…” (HR Muslim, dari Abu Hurairah RA).

Fungsi *Ri’aasah* (kepemimpinan) yang dirintis Nabi SAW dan dilanjutkan oleh Abu Bakar Shiddiq tersebut saat ini sudah tidak ada lagi di muka bumi, setelah khalifah yang terakhir yaitu Sultan Abdul Majid II di Turki dihapuskan kekuasaan politiknya oleh Mustafa Kamal (1918 M), manusia terkutuk keturunan Yahudi antek-antek Inggris yang murtad, yang kemudian menghapuskan total Khilafah Islam di Turki pada tahun 1924. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories