GP Ansor Laporkan Pengibaran Bendera ‘HTI’ di MAN 1 Tulungagung

Foto bendera HTI di MAN 1 Tulungagung yang sempat viral. foto: tribunjatim

MUSTANIR.COM, TULUNGAGUNG – Foto-foto pengibaran bendera (mirip) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di acara malam sholawatan MAN 1 Tulungagung menyebar di dunia maya.

Foto ini sempat viral dan mengundang respon meluas, karena dianggap organisasi terlarang ini masuk ke sekolah-sekolah.

Dalam foto yang beredar lewat aplikasi Whatsapp dan Facebook ini terlihat sejumlah berempuan bercadar memegang bendera hitam khas HTI.

Sementara di belakangnya terlihat struktur bangunan milik MAN 1 Tulungagung.

Keberadaan foto ini kemudian berbuntut panjang, karena Gerakan Pemuda Ansor melaporkan pelaku pengibaran bendera itu.

Ketua Rijalul Ansor, Imam Sayuti mengatakan, pelaporan dilakukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor, sekitar empat hari lalu.

“Teman-teman LBH Ansor yang bawa berkas. Sepertinya pelakunya ketakutan,” ujar Sayuti, saat dihubungi Minggu (4/11/2018).

Setelah dilacak di internet, unggahan asli foto itu memang tidak ditemukan.

Bahkan akun yang sebelumnya mengunggah foto itu dengan rasa bangga, juga tidak ditemukan.

Sayuti menambahkan, pelakunya memang sudah terlacak.

“Harapan kami ini diusut dan pelakunya ditemukan. Karena ini masalah yang sangat serius,” tutur Sayuti.

Sebelumnya warganet juga mempertanyakan kinerja kepolisian, karena dianggap kecolongan hingga bendera HTI dikibarkan dan dibuat swafoto.

Namun menurut Sayuti, kejadian ini memang dilakukan di lokasi malam sholawatan MAN 1 Tulungagung.

Namun pelaku sengaja mengambil foto itu setelah selesai acara.

“Bukan hanya polisi, Banser yang berjaga juga sudah pulang. Jadi pelaku ini memang mencuri kesempatan untuk berfoto dengan bendera HTI,” tegas Sayuti.

Menurut penjelasan warganet, pengunggah foto itu memang bukan siswa MAN 1 Tulungagung.

Ia adalah alumni MAN 1 Tulungagung, dan sekarang kuliah di sebuah perguruan tinggi di Tulungagung.
(tribunnews.com/5/11/18)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories