Buntut Pawai TK Bercadar dan ‘Bersenjata’, Kepsek Dicopot

Kasi TK SD Disdikpora Kota Probolinggo menunjukkan surat pencopotan Kepsek TK Kartika V-69. foto: detik

MUSTANIR.COM, Probolinggo – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Probolinggo akhirnya mengambil sikap dengan memberikan sanksi terhadap kepala sekolah TK Kartika V-69. Sanksi itu berupa pencopotan jabatan kepala sekolah.

Kepala Sekolah Hartatik dicopot terkait viralnya pawai karnaval TK Kartika V-69 yang siswanya mengenakan jubah, cadar, dan membawa ‘senjata’. Lepas jabatan itu mulai berlaku mulai 23 Agustus 2018.

Kepastian pencopotan disampaikan Kepala Disdikpora Muhammad Maskur. Maskur mengatakan langkah pencopotan itu dilakukan atas lalainya kepala sekolah, selaku pihak yang bertanggungjawab, atas pemakaian jubah, bercadar, dan ‘senjata’ saat mengikuti pawai HUT Kemerdekaan ke-73 RI.

“Dari kroscek dan klarifikasi ke pihak bersangkutan, ia (Hartatik) mengakui kalau dirinya lalai atas siswanya,” kata Maskur kepada wartawan, Rabu (22/08/2018).

Maskur menjelaskan meski tidak ada unsur kesengajaan, Hartatik dianggap paling bertanggung jawab dengan memerintahkan siswanya mengenakan jubah, cadar, dan ‘senjata’ saat mengikuti pawai. Inisiatif itu diambil Hartatik meniru iring-iringan pengawalan ala Raja Salman di Arab Saudi saat berkeliling di kotanya.

“Jadi kepala sekolah lah, yang memerintahkan siswanya agar mengenakan jubah, bercadar, ‘bersenjata’ saat pawai, meski pihak bersangkutan menyampaikan tidak ada unsur kesengajaan,” terang Maskur.

Surat pencopotan jabatan Hartatik dari kepala sekolah TK Kartika V-69 disahkan melalui keluarnya Surat Perintah Tugas bernomor 820/ 22 35/ 425.103/ 2018.

Dalam isi surat itu, berbunyi Hartatik sebagai kepala sekolah TK Kartika V-69, per 23 Agustus 2018 sudah dipindah tugaskan dalam pangkat yang sama ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kota Probolinggo.

“Per 23 Agustus besok, kepala sekolah akan dibebaskan dari jabatannya, dan sementara akan kami pindah tugaskaan ke Kantor Disdikpora sebagai staf,” lanjut Maskur.

Sebagai informasi, saat menjabat sebagai kepala sekolah TK Kartika V-69 Kota Probolinggo, Hartatik membawahi 15 guru, dengan 58 siswa. Dalam jabatannya itu, Hartatik berpangkat Pembina Tk. I IV/b.

Pawai karnaval yang diikuti PAUD dan TK se-Kota Probolinggo mendapat sorotan setelah viralnya salah satu peserta yang mengenakan jubah, cadar, sambil membawa ‘senjata’. TK itu diketahui merupakan TK Kartika V-69.
(detik.com22/8/18)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories